Khasiat Obat Herbal

Posted by Rafiq on

Khasiat obat herbal telah terbukti selama bertahun-tahun namun Anda tetap perlu waspada dalam memilihnya. Pasalnya, obat herbal pun ada yang tak layak dikonsumsi.

Obat yang seharusnya berfungsi menyembuhkan bisa jadi justru membawa penyakit lainnya. Jadi berhati-hatilah memilih obat herbal yang aman jika tak ingin terserang komplikasi penyakit yang tidak diinginkan. Anda perlu mengingat bahwa di pasaran tidak semua herbal aman untuk dikonsumsi. Prinsip inilah yang perlu dipegang masyarakat karena selama ini mereka beranggapan jika semua herbal aman dikonsumsi.

OBAT herbal sudah diketahui dan digunakan meluas di Indonesia. Namun, rata-rata obat herbal di Indonesia belum terstandarisasi dengan baik.
di Indonesia obat herbal terbagi menjadi tiga jenis, yakni jamu, obat herbal terstandar (OHT) dan fitofarmaka. Di mana pada jamu belum dilakukan uji klinis apa pun dan khasiatnya untuk menyembuhkan penyakit hanya berdasarkan informasi yang diwariskan turun menurun. Sedangkan untuk OHT, sudah dilakukan standarisasi bahan baku produk seperti dari ekstrak tumbuhan serta telah dilakukan uji praklinik dengan hewan dan terbuki berkhasiat dan aman diuji pada hewan. Terakhir pada fitofarmaka, sudah dilakukan standarisasi bahan produk serta telah dilakukan uji klinis (uji pada manusia, setelah pada uji hewan berkhasiat dan aman), yang membuktikan keamanan dan khasiatnya.

Namun dalam penggunaannya, obat herbal tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Hal ini seperti dikatakan Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU dr. Soetomo, Surabaya, dr. Arijanto Jonosewojo, Sp.PD bahwa konsumsi obat herbal tidak bisa sembarangan. Misalnya, ketika mengonsumsi obat herbal itu tidak dianjurkan juga minum jus belimbing karena tidak aman, terutama bagi pasien darah tinggi tertentu. dr. Arijanto menjelaskan bahwa kalau darah tingginya termasuk golongan primer itu tidak masalah, tetapi beda halnya dengan golongan sekunder.

CONNECTICUT - Sebuah obat herbal asal China yang berusia 1.800 tahun bisa membantu perawatan penyembuhan kanker. 

Obat tersebut, yang dikenal sebagai Huang Qin Tang merupakan campuran dari tanam-tanaman, akar-akaran, dan buah-buahan yang sudah digunakan selama ratusan tahun untuk menyembuhkan penyakit apapun dari yang ringan hingga berat. Demikian dikutip dari Telegraph.

Tapi sekarang para peneliti juga menemukan bahwa obat tersebut tidak hanya ampuh buat para pasien kemoterapi tapi juga efektif buat perawatan penyakit kanker itu sendiri.

Obat-obat kuat yang digunakan pada perawatan kemoterapi menyebabkan beberapa efek berbahaya karena selain membunuh sel kanker, obat-obatan tersebut juga membunuh sel yang sehat juga.

Sekelompok tim peneliti dari Yale University menemukan pada tikus percobaannya bahwa campuran obat Huang Qin Tang, cukup berhasil menaikkan efektivfitas dari kemoterapi untuk membunuh tumor.

Setelah beberapa hari perawatan dengan menggunakan PHY906 (kombinasi kemoterapi dengan obat Huang Qin Tang), tikus percobaan tersebut berat badannya menurun dan sel kanker di tubuhnya mati.

"Kombinasi dari kemoterapi dan herbal adalah gabungan antara Timur dan Barat untuk menyembuhkan kanker," ujar profesor Yung-Chi Cheng, pimpinan dari tim tersebut.

"Kami akan terus meneliti obat-obat herbal yang memungkinkan kami menemukan obat yang lebih baik," tambah profesor Yung-Chi Ceng.

Previous
« Prev Post
09.47